Langkah Cerdas Menggunakan Transmisi Semi Otomatis Wagon R Matic

Karimun Wagon R AGS

Karimun Wagon R AGS

Suzuki mengembangkan transmisi semiautomatic karena jika masih mengandalkan transmisi otomatis konvensional dengan mekanisme torque coverter maka transfer daya ke roda menjadi tidak efisien. Pada sistem transmisi manual terdapat pedal kopling dan tuas transmisi yang terhubung ke gearbox menggunakan sling/kawat baja dan mekanisme itu semua dihilangkan pada sistem AGS digantikan oleh Intelegent Shift Control Actuator (ISCA) yang memerintahkan mekanisme Electro-hydraulic untuk menekan pelat kopling dan memindah posisi gigi. Sistem otomatis itu dikemas dengan kompak dan menempel diatas gearbox manual pada Suzuki Karimun Wagon R.

Cara Kerja Sistem AGS Suzuki Karimun Wagon R

Kembali ke transmisi semi otomatis AGS Suzuki Karimun Wagon R, Sistem ISCA pada transmisi tersebut terkoneksi dengan sistem ECU yang mengontrol sistem pasokan bahan bakar dan pengapian di mesin. Akibatnya jika terdeteksi putaran mesin terlalu tinggi atau terlalu rendah maka secara otomatis ISCA akan memerintahkan mekanisme Electro-hydraulic untuk menekan mekanisme kopling dan melakukan perpindahan gigi.

Transmisi otomatis terbaru milik Karimun Wagon R ini memiliki beberapa posisi tuas yaitu Reverse(R), Neutral(N), Drive(D) dan Manual(M). Tidak ada mode Parking(P) seperti yang terdapat pada tuas matik pada umumnya, jadi ketika parkir letakkan tuas pada posisi Neutral(N) dan tarik rem tangan, persis seperti transmisi manual.

Kelebihan Transmisi Semi Otomatis Karimun Wagon R

  1. Konsumsi bahan bakar yang lebih irit.
  2. Suzuki wagon R ini Easy to drive di lalu lintas dalam kota.
  3. Minim perawatan layaknya transmisi manual.
  4. Fun to drive karena terdapat mode manual jika anda ingin mengontrol perpindahan gigi secara bebas.
  5. Perpindahan gigi yang lebih halus jika dibandingkan dengan dengan transmisi yang full manual.

Cara Menjalankan Karimun Wagon R Bertransmisi Otomatis AGS

Untuk menjalankan mobil dari posisi berhenti injek pedal rem terlebih dahulu kemudian geser tuas posisi ke “D” lalu injak pedal gas sedikit barulah mobil akan berjalan. Jika dalam mode pengendaraan santai di posisi Drive (D) maka cara untuk menaikan gigi presneling ke posisi gear lebih tinggi cukup angkat sedikit pedal gas layaknya ketika kita memindahkan presneling pada transmisi manual maka gigi presneling akan naik. Selanjutnya pada Karimun Wagon R ini jika ingin memacu mobil secara agresif pada posisi Drive (D) cukup tekan terus pedal gas maka perpindahan gigi akan dilakukan pada posisi putaran mesin maksimal yang diijinkan oleh ECU. Pada posisi D jika ingin berakselerasi misalkan untuk menyalip kendaraan di depan, cukup kick down(injak hingga pol) pedal gas dan gigi akan turun 1 tingkat secara otomatis sehingga akselerasi dapat maksimal.

Apa Yang Harus Diperhatikan

Selain penggantian oli transmisi hal yang perlu benar-benar diperhatikan dalam pemeliharaan transmisi semi otomatis pada Suzuki Karimun Wagon R Matic ini adalah kesehatan kelistrikan mobil. Kenapa? Kontrol otomatis AGS ini mengandalkan arus listrik dari Aki artinya jika dibandingkan versi manual maka Suzuki Karimun versi matic ini mengkonsumsi daya aki lebih banyak, selain itu sistem elektrik Power Steering pada Suzuki Karimun pun juga mengandalkan arus listrik dari Aki. Jadi pastikan aki dan alternator Karimun Wagon R matic selalu dalam kondisi yang prima, untungnya kedua bagian tersebut selalu dicek ketika service berkala di Bengkel resmi Suzuki.

Deskripsi : Karimun Wagon R pada dasarnya transmisi Auto Gear Shift milik Suzuki ini menggunakan transmisi manual yang telah dilengkapi dengan mekanisme Electro-hydraulic untuk menekan kopling dan melakukan perpindahan roda gigi transmisi secara otomatis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

 
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates